KONSEP MEDIA DAN SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN
NAMA: SITI ALINA SALSABELA
KELAS: 7A
NIM: 2021390101409
INSTANSI: IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI
MEDIA PEMBELAJARAN
1. Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa Latin yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar (Sardiman, dkk., 2011: 6). Dalam perspektif belajar mengajar, media adalah pengantar informasi dari guru kepada siswa untuk mencapai pembelajaran yang efektif (Naz & Akbar, 2008). Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal (Arsyad, 2005:3).
Menurut Musfiqon 2012 mengungkapkan bahwa media pembelajaran dapat digunakan sebagai perantara antara guru dan siswa dalam memahami materi pembelajaran agar efektif dan efisien. Berdasarkan pendapat yang dipaparkan menunjukkan bahwa media merupakan sarana untuk menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran.
2. Kegunaan Media Pembelajaran
Sadiman, dkk. (2005: 17-18) menyatakan kegunaan-kegunaan media pembelajaran sebagai berikut:
a) Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu monoton dengan hanya menampilkan kata-kata tertulis atau lisan belaka.
b) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera. Seperti materi tentang tata surya, yang tidak mungkin dilihat dengan indera manusia dan perbedaan ruang, dapat diganti dengan gambar. Atau video untuk melihat komponen tata surya tersebut. Sedangkan objek yang terbatas dengan waktu seperti peristiwa masa lalu, terjadinya letusan gunung merapi. Hal tersebut bisa dilihat oleh siswa melalui foto atau video yang merekam kejadian tersebut.
c) Memberikan stimulus yang sama, dapat menyamakan pengalaman dan persepsi peserta didik terhadap isi pelajaran.
d) Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada peserta didik tentang peristiwa peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya misalnya melalui karyawisata, kunjungan-kunjungan ke museum atau kebun binatang.
3. Jenis-jenis Media Pembelajaran
a) Visual (Contoh: Gambar/foto, grafik, peta konsep, peta/globe, diagram, poster)
b) Audio (Contoh: Lab Bahasa, Radio dan alat perekam pita magnetik)
c) Audio Visual, Menurut Djamarah ada 2 jenis audio visual yaitu: audio visual murni dan tidak murni (Contoh audio visual murni: televisi, vidio kaset dan vidio bersuara) (Contoh audio visual tidak murni: Vilm bingkai suara atau sound slide).
SUMBER BELAJAR
1. Pengertian Sumber Belajar
Sumber belajar mencakup segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar, baik di lingkungan pendidikan, pelatihan, industri, maupun nonformal. Sumber-sumber ini meliputi bahan tertulis, audio-visual, teknologi, objek, peristiwa, dan orang yang dapat membantu proses pembelajaran. Sumber belajar berperan dalam memproses informasi, meningkatkan minat, serta menarik dan mempertahankan perhatian peserta didik terhadap materi yang dipelajari (Muhammad, 2018: 2).
Menurut Wilson (2014), sumber belajar mencakup semua peralatan dan alat bantu yang digunakan oleh pengajar atau peserta didik untuk memfasilitasi terjadinya proses belajar. Namun, sumber-sumber tersebut harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Januszewski DKK menyatakan bahwa Sumber belajar mencakup berbagai hal, seperti alat, bahan, perangkat, lingkungan, serta orang-orang yang dapat dimanfaatkan oleh pembelajar, baik secara individu maupun bersama-sama, untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan hasil kinerja. Sumber belajar, dengan kata lain, mencakup segala hal atau potensi yang dapat digunakan oleh pembelajar dan pengajar, baik secara terpisah maupun bersama, untuk mendukung proses belajar mengajar dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan pembelajaran.
2. Jenis-jenis Sumber Belajar
Semiawan (1990: 96), terdapat empat sumber belajar yang berkaitan langsung dengan lingkungan, yaitu:
a. Masyarakat kota atau desa di sekitar lembaga pendidikan.
b. Lingkungan fisik di sekitar lembaga pendidikan.
c. Bahan sisa dan barang bekas yang tidak terpakai, yang dapat membantu memahami lingkungan.
d. Peristiwa alam dan kejadian menarik lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran, meskipun beberapa peristiwa mungkin tidak akan terulang. Oleh karena itu, peristiwa tersebut harus dicatat baik dalam buku maupun dalam ingatan pemelajar.
Secara garis besar, Kemp dan Smellie membagi sumber belajar ke dalam beberapa kategori, yaitu:
1. Sumber Belajar yang Berbasis pada Manusia
2. Sumber Belajar Berbasis Cetak
3. Sumber Belajar Berbasis Visual
4. Sumber Belajar Berbasis Audio-Visual
5. Sumber Belajar Berbasis Komputer.
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad, Azhar. 2005. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Musfiqon. 2012. Pengembangan Media Belajar dan Sumber Belajar. Jakarta: Prestasi Prestasi Pustaka Karya.
Naz, A. A., & Akbar, R.A. 2008. Use of Media for Effective Instruction its Importance: Some Consideration. Journal of Elementary Education A Publication of Deptt. of Elementary Education IER, University of the Puniab. Vol. 18. 35-40.
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., & Haryono, A. 2011. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajagrafindo. Persada.
Januszewski, A dan Molenda, M. Educational Technology: A Definition with complementary. (New York: Lawrence Erlbaum Associates. 2008). p.213.
Muhammad. 2018. Sumber Belajar. Sanabil: www.sanabil.web.id
Kemp, Jerrold E dan Smellie, Don C. Planning, Producing, and Using Instructional Media. (New York: Harper & Row Publishers. 1989. p. 45-49)
Susanti, S., & Zulfiana, A. (2018). Jenis–jenis media dalam pembelajaran. Jenis–Jenis Media Dalam Pembelajaran, 1-16.

Komentar
Posting Komentar